Home > Insects & Small Animals > Berudu Dan Kodok

Berudu Dan Kodok


Berudu

Hampir semua anak tahu seperti apa rupanya telur kodok yang seperti agar-agar, dan segera akan menetas menjadi berudu. Sayangnya kalau kita tidak membantu melestarikannya, telur kodok atau berudu segera akan musnah. Umumnya para kolektor mengambil berudu dan kodok dari kolam dan rawa – tetapi kini sebagian besar rawa sudah ditimbun untuk lokasi bangunan. Maka lingkungan hidup kodok semakin lama makin sempit.

Jika kau beruntung menemukan telur kodok – biasanya di air dangkal – ambillah kira-kira dua belas butir saja. Sisanya biarkan saja di tempatnya supaya menetas secara alami. Telur yang kau ambil sudah cukup banyak untuk dibawa pulang atau ke sekolah.

Berudu paling baik dipelihara dalam tangki. Tetapi kalau ini tidak mungkin, buatlah tangki mini untuk tiga atau empat ekor berudu. Taruhlah tangki di tempat yang teduh.

Waktu baru menetas berudu makan lendir telur yang seperti agar-agar. Sesudah itu mereka memerlukan rumput air sampai kakinya tumbuh. Kaki belakang akan tumbuh lebih dulu, dan pada tahap ini berudu perlu ganti makanan. Sepotong kecil daging (dicampur dengan kapas supaya dapat dicabut) dapat dimasukkan ke dalam tangki beberapa waktu lamanya.

Segera setelah kaki depannya tumbuh, berudu perlu keluar dari air. Untuk ini diperlukan batu besar atau rakit. Jika di sekolahmu ada vivarium, kau dapat memelihara kodok. Dasarnya dilapisi tanah berumput, dan diberi piring tempat air yang dibenamkan. Untuk makanan mereka memerlukan cacing, ulat, dan serangga kecil. Kadang-kadang mereka tidak mau makan.

Jika kau tidak dapat memelihara kodok – atau mereka tidak mau makan – amati saja satu dua hari. Kemudian bawa kodok ini ke kolam atau sungai yang bersih dan biarkan bebas.

About these ads
  1. 20100716 at 1002

    Masalahnya masih ad ngak air bersih si daerah jakarta? mau di lepas dimana kl sungai bersih aj tidak ada, yang ada sungai sebagai penampungan tempat sampah. Seluruh aliran airnya dipenuhi sampah

    • 20100716 at 1010

      nah.. sebelum ketemu masalah di atas.. ada satu lagi masalah.. kok bisa dapet berudu dari mana? :wink:

  2. 20100716 at 1052

    dari demak, di belakang rumah banyak berudu. tp itu dl, udah lama gak liat belakang rumah. kynya belakang rumah juga sudah terpolusi. em.. mkin berudu bs dibeli di perternakan kodok swike. lapar… pgn swike…

    • 20100716 at 1100

      ya kalau nemunya di Demak.. kalau mau di lepas ya di bawa kembali ke Demak.. kasihan si Berudu dia gak bisa logat Jakarta.. nanti bisa-bisa dia gak punya temen di sana..

      kalo beli dari peternakan kodok.. wah.. ini serba salah.. kalau kita pelihara.. dia mogok makan.. kalau kita pulangkan.. bisa-bisa dia sedih.. gara-gara saudaranya mungkin dah pada mati..

  3. DODI APRIYANTO
    20120120 at 0632

    hm…
    brudu mudah d temui saat musim hujan
    karna itu saat yg tepat untuk para katak dewasa berkembang biak…
    menemukan berudu memang tdk mudah
    namun d beberapa tempat d jakarta saya masih sering menemui berudu…
    cobalah kalian amati genangan/saluran”pembuang air yg ada d daerah mu..
    pda musim penghujan insya alloh anda akan menemukannya..

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: